Bercinta Lewat Belakang

Bercinta Lewat Belakang

Sepasang pengantin baru sudah tujuh malam menikmati masa bulan madunya.

Sang isteri berbisik kepada suaminya ketika mereka ingin bercumbu lagi : “Mas, apakah kau suka bercinta lewat belakang?”

“Tidak,” jawab sang suami dengan tegas.

“Mengapa kau tak suka, Mas?” tanya sang isteri.

“Sayangku, karena aku tak memiliki alat di bagian belakang.”

wkkkkkkkwkwkwkk….

Menikah dengan ahli Komputer

Menikah dengan ahli Komputer

Ditulis Oleh admin kategori LUCU

Sebelum memutuskan untuk menikah dengan seorang ahli komputer pikir dulu masak-masak dan jangan menyesal kemudian. (Lebih baik menikah Dengan BLOGGER hehehe) perhatikan baik-baik percakapan antara seorang istri dengan suaminya, seorang Software Engineer.

Suami: (Pulang telat dari kantor) “Selamat malam sayang, sekarang saya logged in.”

Istri: Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?

Suami: Bad command or file corrupt.

Istri: Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!

Suami: Errorneous syntax. Abort?

Istri: Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?

Suami: Variable not found…

Istri: OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu.Aku mau belanja sendiri aja.

Suami: Sharing Violation. Access denied…

Istri: Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanyamain-main saja?

Suami: Too many parameters…

Istri: Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang “idiot” sepertimu.

Suami: Data type mismatch.

Istri: Kamu tidak berguna.

Suami: It’s by Default.

Istri: Bagaimana dengan gajimu?

Suami: File in use … Try later.

Istri: Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?

Suami: Unknown Virus.?

Daftar Software Gratis & Open Source Terbaik

Sekarang bukan zamannya lagi mencari crack, serial, atau keygen, karena sebenarnya banyak sekali software yang gratis baik freeware maupun open source. Lisensi freeware berarti Anda bebas menginstall dan memakai software tersebut secara gratis, tanpa batasan waktu dan jumlah pemakaian. Lisensi Open Source berarti Anda dapat memodifikasi source code dan mendistribusikannya dengan syarat-syarat tertentu yang biasanya gratis juga! Misalnya Anda ingin mengubah tampilannya, bahasanya, boleh-boleh saja dilakukan jika software tersebut berlisensi open source.  Mulai dari pengolah kata, data, grafis, audio, dan lain-lain semuanya ada. Bagaimana dengan kualitasnya? Apakah lebih buruk dari software yang versi bayar? Tidak juga, relatif sama. Tutorialgratis.net memilih software gratis yang terbaik dan pastinya tidak mengecewakan. Silakan mencoba! Kalau ada yang gratis, kenapa harus yang bayar? Read the rest of this entry »

Legend of Reggae

Bob Marley was born in the small village of Nine Mile in Saint Ann Parish, Jamaica as Nesta Robert Marley.[6] A Jamaican passport official would later swap his first and middle names.[7] His father, Norval Sinclair Marley, was a Jamaican of English descent, whose family came from Essex, England. Norval was a captain in the Royal Marines, as well as a plantation overseer, when he married Cedella Booker, an Afro-Jamaican then 18 years old.[8] Norval provided financial support for his wife and child, but seldom saw them, as he was often away on trips. In 1955, when Marley was 10 years old, his father died of a heart attack at age 60.[9] Marley suffered racial prejudice as a youth because of his mixed racial origins, and faced questions about his own racial identity throughout his life. He once reflected:

I don’t have prejudice against meself. My father was a white and my mother was black. Them call me half-caste or whatever. Me don’t dip on nobody’s side. Me don’t dip on the black man’s side nor the white man’s side. Me dip on God’s side, the one who create me and cause me to come from black and white.[10]

Although Marley recognized his mixed ancestry, throughout his life and because of his beliefs, he self-identified as a black African.[11] In songs such as “Babylon System”, and “Blackman Redemption”, Marley sings about the struggles of blacks and Africans against oppression from the West or “Babylon”.[12] Marley became friends with Neville “Bunny” Livingston (later known as Bunny Wailer), with whom he started to play music. He left school at the age of 14 to make music with Joe Higgs, a local singer and devout Rastafari. It was at a jam session with Higgs and Livingston that Marley met Peter McIntosh (later known as Peter Tosh), who had similar musical ambitions.[13] In 1962, Marley recorded his first two singles, “Judge Not” and “One Cup of Coffee”, with local music producer Leslie Kong. These songs, released on the Beverley’s label under the pseudonym of Bobby Martell,[14] attracted little attention. The songs were later re-released on the box set, Songs of Freedom, a posthumous collection of Marley’s work.

5 Pertanyaan Dasar tentang Desain Grafis & Photoshop

Anda ingin menekuni dunia desain grafis atau anda mahasiswa desain grafis yang baru saja mulai masuk bangku kuliah dan masih kebingungan menemukan intisari desain grafis? Berikut pertanyaan-pertanyaan dasar yang diurai untuk menjawab keingintahuan tersebut.

1. Apa sih desain grafis ?

Apa desain grafis itu?kalau ada pertanyaan seperti itu, apakah yang terbersit dalam kepala anda? Dahulu banyak orang berpersepsi bahwa desain grafis sama dengan periklanan. Lalu adakah perbedaan antara desain grafis dengan periklanan? Pengertian sementara tentang desain grafis bisa kita sebut sebagai suatu gabungan seni dan teknologi untuk berkomunikasi, mempengaruhi, menyediakan tampilan visual untuk mengkomunikasikan pesan.

2. Apa saja yang dilakukan desainer grafis?

Desainer grafis merencanakan dan mengeksekusi suatu desain yang mengkomunikasikan pesan langsung kepada audiensi spesifik. Mereka biasanya bekerja pada produksi masal pada bidang cetak, film, media elektronik, buku, majalah, surat kabar, periklanan, kemasan, poster, CD, multimedia, web site, rambu-rambu transportasi, peta, dan berbagai bentuk desain informasi lainnya.

Pada dasarnya desainer grafis membangun kesan untuk menampilkan pesan yang ingin disampaikan klien mereka. Biasanya hal ini didukung dengan image( fotografi, film, video, seni, ilustrasi, dsb) dan teks (tipografi) melalui suatu kesatuan bentuk untuk menampilkan isi dan pesan yang jelas.

3. Saya ingin menjadi desainer grafis, darimana saya harus mulai?

Banyak lulusan yang tertarik pada desain grafis berpendapat bahwa jawaban pertanyaan diatas adalah dengan belajar software grafis. Mereka terkejut bahwa mereka harus belajar dasar desain. tentang 2 dimensi dan 3 dimensi, observasi dan menggambar. Mereka butuh mengembangkan dasar-dasar bahasa visual untuk berkomunikasi sehingga dimengerti oleh orang lain.

Bahasa visual terdiri dari 2 dimensi dan 3 dimensi yaitu: garis, bentuk, tekstur, warna, komposisi, volume, jarak dan dikombinasikan dengan keseimbangan, kesatuan, proporsi, dan ritme.

4. Apa yang dimaksud dengan proses desain ?

Pada prakteknya, proses desain biasanya dimulai dengan klarifikasi tujuan klien dan dilanjutkan dengan menganalisa tujuan tersebut lebih jauh dan mendetilnya.

Di ruang kelas, proses desain dimulai dengan pendahuluan tugas. Sangat penting untuk mendengarkan instruktur/dosen yang sedang menjelaskan tentang tujuan tersebut, hal ini dapat di analogikan dengan desainer profesional sedang mendengarkan kliennya. Sekali anda diberikan tugas tersebut, anda perlu mendefinisikan tujuan tugas tersebut. Akan banyak bermunculan ide-ide cemerlang, tapi ide yang paling cemerlangpun akan tidak berguna bila tidak mengkomunikasikan pesan atau mencapai audiensisi yang diharapkan. Sehingga diperlukan tahapan dalam melakukan proses desain tersebut.

5. Mengapa saya harus melakukan seluruh tugas-tugas ini?

Tujuan dari pendidikan desain grafis adalah untuk menyiapkan siswa pada dunia kerja nyata. Seperti diungkapkan dengan lebih gamblang pada artikel Pendidikan Komunikasi visual Andi S.Boediman. Bagaimnapun tugas berbasis proyek lebih baik daripada berdasarkan materi kuliah. Ketika siswa mengerjakan tugas-tugas mereka, sebenarnya mereka sedang melakukan learning by doing. Instruktur/dosen membuat tugas-tugas untuk lebih memperjelas prinsip-prinsip desain dan mengembangkan pengalaman siswa dengan berbagai masalah dan media. Sehingga semakin lama tugas-tugas yang diberikan akan semakin bertambah kompleks untuk membangun perbendaharaan visual dari pengalaman-pengalaman siswa.

Kesimpulannya, tujuan dari mahasiswa desain grafis adalah untuk berproses mengembangkan ide-ide cemerlang yang sesuai dengan tugas-tugas yang diberikan. Ide cemerlang yang dimaksud memancing audiensi untuk berpikir. Ide cemerlang adalah dapat berbicara tanpa harus dijelaskan. Ide cemerlang dapat berkomunikasi dengan cepat.

Apakah anda punya pendapat lain atau justru pertanyaan lain seputar desain grafis?

(Sumber : http://designtonic.wordpress.com)

Anda dapat baca beberapa artikel tentang photoshop di sini